Synergizing Energy Storage & Hydrogen: The Future of Sustainable Energy Systems.

Pada Day 2 Sesi 2 – Energy Forum, Indonesia Energy & Engineering Series 2025 menghadirkan diskusi bertema “Synergizing Energy Storage & Hydrogen: The Future of Sustainable Energy Systems”. Tema ini relevan dengan strategi nasional menuju Net Zero Emission 2060, sekaligus membuka peluang Indonesia menjadi pusat energi bersih regional.

Sesi dipandu oleh Fuad Afif Herya (PT LAPI ITB) yang memandu para pakar membahas peran hydrogen dan energy storage systems dalam mewujudkan energi berkelanjutan.

Strategi Nasional Hidrogen Indonesia

Urip Priyono, S.T., M.Si. (Policy Analyst, Kementerian ESDM) menegaskan bahwa:

  • Indonesia menargetkan penurunan emisi 43,2% pada 2030 dengan dukungan internasional.

  • Hidrogen dan amonia akan diterapkan pada industri, pembangkit listrik, transportasi, dan ekspor komoditas.

  • Tahapan roadmap hidrogen: Inisiasi (2025–2034), Integrasi (2035–2044), dan Akselerasi (2045–2060).

  • Tujuan akhir: menjadikan Indonesia sebagai hub regional hidrogen rendah karbon di ASEAN.

Sinergi Energy Storage dan Hidrogen: Perspektif PLN

Ricky Cahya Adrian, Vice President Decarbonization PT PLN (Persero), memaparkan bahwa PLN tengah mempercepat transisi energi dengan Battery Energy Storage Systems (BESS) dan hidrogen:

  • Proyeksi pembangunan 75 GW energi terbarukan hingga 2040 dengan dukungan >30 GWh BESS.

  • Proyek solar-plus-BESS sudah berjalan di Bali, Sulutgo, Gili Ketapang, Cirata, dan IKN Nusantara.

  • Hidrogen diproyeksikan untuk industri berat, transportasi berkelanjutan, dan penyimpanan energi jangka panjang.

  • Potensi 3.000 GW energi surya menjadikan Indonesia salah satu calon produsen utama green hydrogen global.

Peran Hidrogen dalam Transisi Energi Indonesia

Prof. Ir. Tumiran (UGM) menegaskan bahwa pada 2060, hidrogen akan menyumbang 6,5% dalam bauran energi nasional bersama sumber terbarukan lain. Manfaat utama hidrogen:

  • Dekarbonisasi industri sulit-abate (semen, baja, pupuk).

  • Mendukung transportasi rendah emisi (trucking, shipping, aviation).

  • Sebagai penyimpanan musiman untuk menstabilkan energi terbarukan.

  • Membuka peluang ekspor hidrogen ke Jepang, Korea, dan Singapura.

Menuju Masa Depan Energi Bersih

Dari forum ini disimpulkan bahwa sinergi antara energy storage dan hydrogen akan menjadi tulang punggung transisi energi Indonesia. Dengan strategi nasional, dukungan industri, serta riset akademik. 



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Search

About

We are Indonesia Smart Grid Initiative, dedicated to advancing Indonesia’s electricity sector by focusing on the development and implementation of smart grid technologies, renewable energy solutions, and innovative energy systems.

Our tagline is to be a trustworthy model in the effort of collaborating enhanced technology in the field of energy and IT towards Smart Indonesia.

Categories

Tags

Gallery